Kendala Pendanaan masih menjadi PR bagi program PMM
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi memastikan akan melanjutkan penyelenggaraan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 (PMM 2) pada semester ganjil nanti. PMM 2 adalah Salah satu program unggulan dari Ditjen Diktiristek. Program ini diwujudkan untuk mahasiswa agar dapat menggunakan hak belajarnya di luar program studi dan Perguruan Tinggi asal.
Tujuan dari Program PMM 2 adalah untuk meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam mengelola program pertukaran mahasiswa, serta menjadi stimulus bagi munculnya gagasan internalisasi dan pengembangan tata kelola program serupa, atau pengembangannya serta meningkatkan kerja sama lintas perguruan tinggi.
Sedangkan bagi mahasiswa, Program PMM 2 diharapkan mampu memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyegarkan dan menguatkan sudut pandang mereka agar lebih menghormati dan merayakan keberagaman Indonesia sebagai salah satu keunggulan pemersatu bangsa dan negara. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat memperluas dan memperdalam pengetahuannya dalam bidang akademiknya.
Menurut salah satu pendapat mahasiswi PMM Langlangbuana atas nama Widya Asri S dari PT asal STIE Al-Wasliyah sibolga-Tapanuli tengah, program pertukaran mahasiswa ini sangat membantunya dalam mengenal ragam budaya nusantara, dan tidak hanya itu dari mengikuti program ini Widya mendapatkan pengalaman untuk belajar banyak dari budaya lokal dari daerah kampus penerima.
Tidak hanya itu, adapun beberapa kendala seperti kebanyakan masyarakat lokal(Sunda) dalam interaksi kesehariannya memakai bahasa Sunda dan itu menjadi kendala dalam berinteraksi(ujar Widya).
Dan yang menjadi kendala utamanya adalah keterlambatannya pencairan dana dari program pertukaran mahasiswa ini (ujar Widya).
Adapun harapan yang ingin capai dari Widya untuk keberlanjutan program pertukaran mahasiswa ini adalah agar dana yang sudah di janjikan agar cair tepat pada waktunya, dan Adapun harapan yang lain adalah mendapat banyak pengalaman dan lebih meningkatkan nilai toleransi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Ulasan
Catat Ulasan